Para peneliti modern dengan memanfaatkan kemajuan sains dan teknologi mengungkapkan kenyataan baru tentang adanya hubungan makna antara kata-kata tertentu dalam Al Qur’an yang memiliki frekuensi penyebutan yang sama banyak, inilah yang disebut I ’jaz Adadi (keajaiban dari segi bilangan)

Abdul Rozaq Naufal penulis buku I ’jaz Adadi Fil Quranil Karim menjelaskan penemuan tentang keharmonisan dan kesesuaian yang terjadi diantara jumlah kata-kata Al Qur’an, antara lain;
1. Kata Iblis dalam Al Qur’an disebutkan sebanyak 11 kali, sementara kata isti’adah disebutkan sebanyak 11 kali.

2. Kata Addunya di dalam Al Qur’an disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga dengan kata akhirat disebutkan sebanyak 115 kali.

3. Kata Malaikat disebutkan sebanyak 88 kali, sementara kata Asysyayathin disebut sebanyak 88 kali.

4. Kata Al Barr (panas) disebutkan 4 kali, sama dengan Al Harb (dingin) disebut sebanyak 4 kali.

5. Kata Alhayat dengan berbagai sifatnya disebutkan 145 kali begitu juga dengan kata Al Maut sebanyak 145 Kali.

6. Kata Alyaum dalam bentuk tanggal disebut sebanyak 365 kali, sebanyak jumlah hari pada satu tahun syamsiyyah.

7. Kata Syahrun (bulan) dalam Al Qur’an disebut sebanyak 12 kali sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun. Begitu juga kata yaum dalam bentuk mutsanna (dua) dan jama’ disebut sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu bulan.

8. Kata Saa’ah (jam) disebutkan sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam sehari semalam.

Tujuh Langit
Kata sab’u berkaitan dengan kata samawat sebelumnya atau sesudahnya. Kata tersebut disebutkan dalam Al Qur’an sebanyak 7 kali. Begitu juga hari dalam seminggu berjumlah 7 hari, langitpun berjumlah 7.

Dalam Al Quran kata sujud yang dilakukan oleh mereka yang berakal disebutkan sebanyak 34 kali, jumlah tersebut sama dengan jumlah sujud dalam shalat sehari semalam yang dilakukan pada lima waktu sebanyak 17 rakaat.

Tentang Sholat Lima Waktu
Dalam Al Qur’an, kata Sholawat disebut lima kali sama dengan jumlah shalat wajib sehari semalam.
Tentang Rakaat Shalat di Perjalanan Dalam Al Qur’an, kata qasr (meringkas) berikut turunan katanya disebut 17 kali dan bilangan itu sama dengan jumlah rakaat shalat sehari di perjalanan yaitu 17 rakaat.

Tentang Rakaat Sholat Fardhu
Kata fardhu berikut turunan katanya dengan pengertian faridah (kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan) di dalam Al Qur’an disebut sebanyak 17 kali sama dengan jumlah rakaat shalat fardhu sehari semalam.

Daratan dan Lautan
Dalam Al Qur’an kata Albar dengan arti darat disebut 12 kali, sedangkan kata Albahr (laut) baik mufrod, mutsanna dan jama’ nya disebut 40 kali. Perbandingan tersebut sama dengan perbandingan antara daratan dan lautan di planet bumi ini.

Demikianlah beberapa mukjizat Al Qur’an ditinjau dari segi I ’jaz Adadi (keajaiban dari
segi bilangan).
Mudah-mudahan menambah keyakinan kita terhadap kebenaran Islam maupun kebenaran Al Qur’an yang kita baca setiap hari.