Jangan bersedih jika mendengar kata-kata kasar, Karena kedengkian itu sudah ada sejak dulu.

Jangan bersedih bila kebaikan kita tak dihargai orang, hadapi kritikan, cercaan dan hinaan.
Sebab yang kita cari adalah pahala dari Allah.

Jangan bersedih atas sesuatu yang tak pantas di sedihkan, pahamilah harga yang di sedihkan dan usirlah setiap kegalauan!

Yang lalu biar berlalu, hari ini milik kita, biarkan masa depan datang sendiri dan yakinilah bahwa kita tetap mulia bersama para penerima cobaan.

BUANGLAH RASA CEMAS, JANGAN BERSEDIH.
KARENA RABB MAHA PENGAMPUN DOSA DAN PENERIMA TAUBAT

Semua hal akan terjadi sesuai Qadha’ dan Qadar.
Jangan bersedih, karena masih ada sebab-sebab yang membuat musibah terasa ringan, dan ingatlah ada rahasia di balik semua itu.
Bersabar atas sesuatu yang tidak kita sukai adalah jalan menuju kemenangan jangan bersedih dengan ujian dan cobaan Allah. Sebab, bisa jadi itu merupakan karunia dan ganjaran.

Terimalah setiap pemberian Allah dengan rela hati, niscaya kita menjadi manusia paling kaya, jangan bersedih selama kita masih dapat berbuat baik kepada orang lain, jangan bersedih karena kita berbeda dengan orang lain jangan bersedih, karena sesungguhnya dunia terlalu hina untuk membuat kita bersedih jangan bersedih atas sesuatu yang sedikit, sebab pada-Nya terdapat keselamatan !

Jangan bersedih selama kita masih memiliki sepotong roti, segelas air dan kain yang menutupi tubuh

Jangan bersedih…
Karena yang kita sedihkan itu akan berakhir, hiburlah dirimu dengan bencana yang menimpa orang lain.

Bisa saja, badan jadi sehat karena penyakit, selalu ingatlah pada surga yang Seluas Langit dan Bumi ! dan bergembiralah dengan pertolongan yang segera datang.

Keridhaan hati menghilangkan kesedihan.
Iman adalah kehidupan.
Iman adalah obat paling mujarab

SABAR ITU INDAH
Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang. Bersama kesulitan ada kemudahan. Allahlah yang memperkenankan doa orang yang kesulitan, apabila ia berdoa.
Allah juga mengabulkan permohonan seorang musyrik, apalagi terhadap seorang Muslim yang bertauhid?

Jangan bersedih selama kita beriman kepada Allah
“Cukuplah Allah menjadi penolong dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”

JANGAN BERSEDIH, KARENA DISANA MASIH ADA RENCANA, KEHIDUPAN DAN HARI YANG LAIN
Jangan Bersedih!
Karena hidup ini bukan untuk ditangisi, karena alam ini diciptakan memang seperti itu. Pilihlah apa yang telah dipilih Allah untuk kita.

Carilah kebahagiaan dalam diri sendiri, bukan di sekitar dan di luar diri kita.

Jauhi depresi.
Karena depresi merupakan jalan menuju kesengsaraan dan merupakan gerbang bunuh diri. Tanyakan pada diri kita tentang hari ini, kemarin, dan hari esok.
Jangan bersedih atas apa yang masih mungkin akan terjadi!

Jangan bersedih, sebab kesedihan akan menguras potensi dan energi !
Hari-hari akan terus berputar, sesungguhnya kehidupan lebih pendek dari yang kita bayangkan

Bersedih: Tak diajarkan syariat dan tak bermanfaat.
Jangan bersedih karena masalah yang sepele, sebab dunia dan segala isinya tidak ada artinya.

Jangan marah !
Cukuplah Allah sebagai pelindung dan saksi, serahkan orang yang menzalimi kita kepada Allah, jangan memperhatikan orang-orang yang menyebarkan berita bohong.

Konsekuensi kemaksiatan adalah kesusahan.
Padamkan api dendam sebelum membakar diri kita. Kebiasaan balas dendam adalah racun berbisa di dalam jiwa yang bergejolak.

Cobaan itu untuk kebaikan yang tampak berbahaya. Mungkin bermanfaat, bersikaplah ridha kepada Allah, tetaplah ridha walaupun harus menggenggam bara.

Musibah itu menghapuskan dosa-dosa.
Dan jadikan buah lemon Itu minuman yang manis.

Ambil madunya, tapi jangan hancurkan sarangnya.
Mundur dari tantangan adalah solusi sementara yang akan menyiratkan jalan keluar.
Jangan sampai hal-hal yang sepele membinasakan kita !
Sikap lemah lembut membantu mencapai tujuan, bayangkan kemungkinan terpahit.
Siapa menanam, dia
akan menuai orang itu dinilai dari sifatnya yang menonjol

KERIDHAAN ADALAH KEKAYAAN DAN RASA AMAN
Jangan melawan Rabb, keselamatan itu ada bersama keridhaan.
Tidak menerima adalah pintu keraguan. Orang yang tidak mau menerima, tidak akan pernah diterima buah dari tidak menerima adalah kekufuran.
Tidak menerima adalah jerat setan.
Keridhaan akan menyingkirkan hawa nafsu Allah akan menggantikan yang hilang dengan yang lebih baik. Allah akan menunjuki hati orang yang beriman kepada-Nya
“Allah Maha Baik terhadap hamba-hamba-Nya.”

Allah Memberi rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Jangan bersedih lantaran kita beriman kepada Allah.
Jangan bersedih selama kita memahami Islam.
Keridhaan hati menghilangkan kesedihan, buah dari keridhaan adalah rasa bersyukur.

Jika masih sehat dan bisa makan, maka katakan kepada dunia: “Salam sejahtera”

Segala sesuatu itu bertasbih memuji Rabb-Nya, mohonlah kepada-Nya. Ketenangan hati hanya ada di surga, kehidupan itu seluruhnya susah payah. Hiasilah hati, niscaya kita akan melihat bahwa alam semesta ini sangat indah.
Syukurilah, seperti itulah kita diciptakan
Bagaimana kita mensyukuri yang banyak, jika yang sedikit saja tak mampu?

PETUNJUK ITU ADA DI JALAN MEREKA YANG MENCARINYA
Jangan bersedih, karena syariat itu mudah dan memudahkan
“Berjalanlah di muka bumi !”
Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman, jangan terlalu lama berpikir atau ragu, tapi berbuatlah dan tinggalkan kekosongan, isi waktu luang dengan berbuat, hadapi hidup ini apa adanya.

Jika lelah beristirahatlah, karena beristirahat akan sangat membantu kelanjutan perjalanan.

Perbanyak membaca dan merenung !
Ketahuilah, dengan buku kita bisa meningkatkan potensi, Ilmu adalah petunjuk sekaligus obat. Tapi ingat ada ilmu yang bermanfaat dan yang membahayakan.

Dan carilah pekerjaan yang menyenangkan. Libatkan diri dalam pekerjaan yang bermanfaat karena pekerjaan yang baik adalah jalan menuju kebahagiaan.

Berhati-hatilah,
Telitilah ! Bulatkan tekad terlebih dulu, lalu majulah !
Tapi, jangan meletakkan bola dunia di atas kepala!
Ingat, kehidupan kita bukan hanya di dunia saja.
Keabadian itu ada di sana, di akhirat, bukan di sini, bukan di dunia.

Orang yang bersabar akan mendapatkan yang terbaik, manfaatkan waktu luang dan kesehatan untuk taat kepada Allah.
Istighfar adalah pembuka jalan, tunggulah jalan keluar !

Jangan bersedih atas kegagalan, karena kita masih memiliki banyak kenikmatan.
Jangan putus asa dari rahmat Allah, perbanyaklah istighfar karena Allah Maha Pengampun !
Dalam hidup kita ada detik-detik yang berharga, kadang kita terus berlari mengejar kebahagiaan, tanpa disadari tubuh semakin menjauhi dan berlari kearah berlawanan, sehingga kebahagiaan semakin tak terlihat terbutakan nafsu dan hayalan.
Berhentilah sejenak, bertafakur, renungkan kembali, untuk apa kita semua di sini?

Semoga deretan dan rangkaian kata di atas menjadi bahan tafakur.

Disusun dari karya indah DR. ‘Aidh al-Qarni dalam buku fenomenal “La Tahzan”
Sengaja, saya suguhkan kembali dalam bentuk note sederhana dengan bait bait bebas, agar mudah dibaca dan bisa memacu SEMANGAT dan menyegarkan kembali relung-relung keimanan yang layu butuh inspirasi untuk tetap berjalan menuju keridhaan Allah Tabaroka Wataala.

Semoga Kabut itu segera sirna, jangan bersedih, karena kehidupan ini seluruhnya susah payah dan ketenangan hanya ada di surga.
Teruslah berjalan, jangan berhenti, jangan terhenti..

Ma’assalam
NURUDDIN AL-INDUNISSY
Riyadh, KSA 12 Muharam 1432 H